Pater Cocx lahir pada 31 Desember 1887. Ia masuk novisiat Serikat Jesus di Mariendaal pada 26 September 1905. Setelah menyelesaikan masa novisiatnya, ia melanjutkan studi filsafat. Kemudian ia mendapatkan tugas untuk ikut dalam misi ke Hindia Belanda. Oleh karena itu ia datang ke Indonesia pada tahun 1913 di Muntilan untuk belajar bahasa.
Pada tahun 1914, ia memulai tahun orientasi kerasulannya di Kolese Xaverius, Muntilan. Seusai menyelesaikan TOK-nya, ia melanjutkan studi teologi di Maastricht, Belanda hingga ditahbiskan sebagai imam di sana pada 28 Agustus 1921. Kemudian, ia melanjutkan formasi tahap akhir Serikat Jesus dalam tersiat di Belanda dan mengucapkan kaul akhir pada 2 Februari 1925. Ia kemudian melanjutkan studi khusus di Italia selama 1 tahun dan baru kembali ke Indonesia.
Riwayat Penugasan selama di indonesia setelah tersiat
| Formatio – Kolese Ignatius | Yogyakarta | 1925-1929 |
| Educatio – Kolese Xaverius | Muntilan | 1929-1937 |
| Cuti | Belanda | 1937-1938 |
| Educatio – Kolese St. Yusup | Ambarawa | 1938-1943 |
| Internir – Jung-Eng/Roncalli | Salatiga | 1943-1944 |
| Internir – Kamp Cimahi | Cimahi | 1944-wafat |
Pater Cocx merupakan salah satu romo yang ditangkap bersama para misionaris Belanda lainnya dan ditahan dalam kamp internir. Karena kondisi yang buruk, kelaparan, dan kesehatan yang menurun, ia meninggal dalam masa internir pada 17 Juni 1944 dan dimakamkan di Cimahi.